Published On: Ming, Mar 27th, 2016

MENENGOK PRODUKSI UNGGULAN “ GULA MERAH “ DI SENDANGAGUNG

gula jawaKawasan Desa Sendangagung  tidak hanya dikenal sebagai tempat wisata kerajinan emas dan perak saja.Di tempat ini juga dikenal sebagai sentra pembuatan gula merah dari pohon siwalan  ( Borassus flabellifer ).

Gula merah siwalan terbuat dari sadapan tangkai tandan bunga (wolo) pohon siwalan. Tangkai tandan bunga yang disadap biasanya tandan bunga jantan  Dalam bahasa setempat, nira siwalan ini disebut “ legen “. Legen bisa diminum langsung saat diturunkan dipagi hari yang ditaruh di   “ betek “ / tempat air legen yang terbuat dari bambu, selama semalam di gantungkan pada          “ wolo “ yang menetes. Rasa sensasi begitu segar bisa anda rasakan,atau bisa dinikmati dengan tambahan es batu. Rasanya begitu manis dan menyegarkan.

Akan tetapi, legen cepat sekali basi. Kesegarannya hanya bisa bertahan satu hari. Lebih dari itu, legen mengalami fermentasi, rasanya jadi kecut. Kandungan gula pada legen berubah menjadi cuka dan alkohol. Makin lama terfermentasi, makin tinggi kandungan alkoholnya dan baunya terasa sengak, kalau orang sekitar menyebutnya ” toak “.

Kemudian yang dipakai sebagai bahan baku gula merah hanya legen yang masih segar. Jika yang digunakan adalah legen basi, mutu gula yang dihasilkan tidak akan bagus.

Proses pembuatan gula merah siwalan tidak berbeda jauh dari pembuatan gula merah aren maupun gula merah kelapa. Nira siwalan direbus di dalam panci sampai kental dan warnanya menjadi kecokelatan. Untuk mengukur kekentalannya, biasanya legen direbus hingga volumenya tersisa seperempatnya saja.

Setelah dirasa cukup, rebusan legen yang sudah menjadi gula merah dan masih lengket tadi dimasukkan kedalam cetakan-cetakan yang sudah disiapkan. Cetakan itu biasanya menggunakan separuh tempurung kelapa atau cetakan bambo. Dan bila sudah mengeras tandanya sudah siap untuk dijual.

Produk olahan siwalan ini, bisa anda dapatkan dipasar atau sepanjang jalan di pantura, ait….tapi jangan jangan salah pilih, karena bisa jadi gula merah yang anda beli tidak orisinil / dicampuri dengan dengan gula pasir.

Bila anda inginkan yang asli, berkunjunglah ke Dusun Semerek, atau Dusun Sendangagung             ( Kawasan Desa Sendangagung ) yang merupakan kawasan sentra pengahasil gula merah asli, anda pun bisa melihat proses pembuatannya sambil menikmati legen segar, yang masih berada di “ betek “ / bamboo ( tempat menyimpan legen ) tanpa takut adanya bahan pengawet, sungguh pengalaman yang unik yang sayang dilewatkan. ( s7 )

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>